Kalau tuan bawa keladi,
bawakan juga si pucuk rebung.
Kalau tuan bijak bestari,
binatang apa tanduk di hidung?
Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 Januari 2013
Pantun Kepahlawanan
Adakah perisai bertali rambut,
rambut di pintal akan cemara.
Adakah misai tahu takut,
kami pun mudah lagi perkasa.
Hang Jebat Hang Kesturi,
budak-budak raja Melaka.
Jika hendak jangan dicuri,
mari ita bertentang mata.
Kalau orang menjaring ungka,
rebung seiris akan mengukusnya.
Kalau orang tercorong kemuka,
ujung keris akan menghapusnya.
Redup bintang hari pun subuh,
subuh tiba bintang tak nampak.
Hidup pantang mencari musuh,
musuh tiba pantang ditolak.
Esa elang kedua belalang,
takkan kayu berbatang jerami.
Esa hilang dua terbilang,
takkan Melayu hilang dibumi.
www.mediaberita.net
Pantun Jenaka
Ikan tuna bukan ditambak
Jangan masukkan kedalam peti
Kami tertawa terbahak-bahak
Lihat nenek pakai rok mini
Sepanjang hari naik pedati
Kakinya bengkak digigit semut
Bajuri bingung sepanjang hari
Melihat perut semakin gendut
Siapa tak suka ikan teri
Mudah disimpan kedalam kendil
Seketika musang berlari
Dikejar ayam membawa bedil
Banyak tempat kursus bahasa
Tapi tidak sediakan kopi
Banyak tikus tertawa-tawa
Melihat kucing memakai topi
Jangan masukkan kedalam peti
Kami tertawa terbahak-bahak
Lihat nenek pakai rok mini
Sepanjang hari naik pedati
Kakinya bengkak digigit semut
Bajuri bingung sepanjang hari
Melihat perut semakin gendut
Siapa tak suka ikan teri
Mudah disimpan kedalam kendil
Seketika musang berlari
Dikejar ayam membawa bedil
Banyak tempat kursus bahasa
Tapi tidak sediakan kopi
Banyak tikus tertawa-tawa
Melihat kucing memakai topi
Pantun nasehat
Di tepi kali saya menyinggah
Menghilang penat menahat jerat
Orang tua jangan disanggah
Agar selamat dunia akhirat
Tumbuh merata pohon tebu
Pergi ke pasar membeli daging
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tidak berdinding
Menghilang penat menahat jerat
Orang tua jangan disanggah
Agar selamat dunia akhirat
Tumbuh merata pohon tebu
Pergi ke pasar membeli daging
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tidak berdinding
Langganan:
Postingan (Atom)